Filsafat
sebagai induk dari segala ilmu pengetahuan termasuk psikologi memiliki hubungan
dengan setiap disiplin ilmu.
Pada
awal perkembangannya hingga abad 19 psikologi dikembangkan oleh para ahli
filsafat yang kurang melandasi pengamatannya pada refleksi abstrak dan
spekulatif.
Psikologi
berpisah dengan filsafat, tetapi masih memiliki hubungan dengan filsafat,
khususnya filsafat ilmu terutama menyangkut sifat, hakekat dan tujuan ilmu
pengetahuan.
Pendiri
psikologi, Wilhelm Wundt yang mendirikan
laboratorium psikologi pertama di dunia adalah seorang ketua bagian filsafat di
Universitas Leipzig Jerman. Tugas psikologi adalah mempelajari proses dasar
manusia berupa pengalaman langsung, hubungan dan kombinasi
pengalaman-pengalaman itu.
William James dengan
aliran fungsionalismenya, James berpendapat psikologi harus meneliti secara
mendalam bagaimana proses mental manusia itu berfungsi.
v
Elementisme / Struktualisme:
Ø
Wilhelm Wundt:
Wundt
berusaha menemukan struktur (elemen-elemen penyusun) jiwa
(struktualisme/elementisme) sedangkan James mencari fungsi dari jiwa
(fungsionalisme).
v
Fungsionalisme:
Ø
William James
·
Kesadaran
adalah hasil evolusi
·
Kesadaran
sifatnya dinamis dan berubah-ubah
v
Behaviorisme
Ø
Ivan Pavlov:
·
Aktivitas
psikis = rangkaian refleks-refleks
v
Psikologi Gestalt
·
Dimulai
di saat yang hampir bersamaan dengan behaviorisme di Amerika Serikat
·
Pelopor: Max Wertheimer
·
Mempelajari
Suatu gejala sebagai satu keseluruhan/totalitas
5 Aliran besar
dalam psikologi
1.
Humanistik:
Salah satu tokohnya Carl Roger
2.
Kognitif: Salah
satu tokohnya Jean Piaget
3.
Behavioral:
Salah satu tokohnya Ivan Pavlov
4.
Psikoanalistis:
Salah satu tokohnya Sigmund Freud
5.
Biologis: Salah
satu tokohnya James Olds
Sumber:
Bahan-bahan
perkuliahan dari dosen Universitas Tarumanagara fakultas Psikologi.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar