Sabtu, 20 September 2014

Pertemuan ke 4: Subyektivisme dan Obyektivisme dan Konfirmasi, Inferensi dan Konstruksi Teori

Pelajaran pada pertemuan ke 4 ini, pada sesi pertama saya belajar tentang  subyektivisme dan obyektivisme.
Subyektivisme: pengetahuan yang didasari oleh keyakinan oleh individu,
Obyektivisme: pandangan bahwa yang kita persepsikan melalui pengantara indera kita itu ada dan bebas dari kesadaran manusia.

Tokoh-tokoh dari subyektivisme adalah:
1.           Aristoteles.
2.          Plato,
3.          Rene Descartes à Cogito ergo sum berpikir, tidak bermaksud secara pada penalaran saja seluruh kegiatan sadar masuk kedalam kegiatan berpikir.





4.          Kaum Solipsisme
5.          Kaum Realisme Epistemologis à kesadaran menghubungkan saya dengan “apa yang lain” dari diri saya. Misalnya, mendengar musik.
6.          Kaum Idealisme Epistemologis à setiap tindakan mengetahui berakhir didalam suatu ide (peristiwa subyektif murni). Misalnya, saat kita berimajinasi, yang memulai saya dan yang mengakhiri adalah saya.

Ø   Subyektif murni yaitu yang mempunyai kesadaran itu adalah individu.

Ciri-ciri pendekatan subyektivisme:
·            Menggagas pengetahuan sebagai suatu keadaan mental khusus misalnya sejarah (pengalaman pribadi).
·            Pengalaman subyektif sebagai titik tolak pengetahuan dari inderawi diri sendiri à yang melihat itu mata saya, yang merasakan/menyentuh itu tangan saya, yang berpikir itu otak saya (pengalaman pribadi).
·            Prinsip subyektif tentang alasannya cukup karena pengalaman bersifat personal, benar secara pasti dan meyakinkan karena berlaku sebagai pengetahuan langsung dari diri subyek itu sendiri à pengalaman itu benar langsung dari subyek, bukan dari orang lain.


Ø   Bagaimana orang mengetahui dunia obyektif, ini masih menjadi pertanyaan. Contohnya, pada saat kita dijalan tol yang sepi maka pada saat kita melihat aspal itu kita lihat seperti ada aliran airnpadahal tidak ada aliran air. Jadi indra kita ini masih mempunyai kekeliruan.

Ø   Rene Descartes menolak skeptisisme à kita tidak pernah tahu tentang apa pun. Skeptisisme ini meragukan manusia bisa mengetahui sesuatu karena tidak ada bukti cukup bahwa manusia benar-benar tahu tentang sesuatu.

Ø   Kebenaran itu bukan berdasarkan dari indera itu sendiri tetapi saya yang merasakan. Yang bisa merasakan itu subyek, yang memutuskan sesuatu itu adalah subyek atau individu. Contoh: yang merasakan garam itu asin adalah saya bukan garam. Saya (pikiran saya) yang memutuskan bahwa garam itu rasanya asin.

Obyektivisme
Tokoh dari pandangan ini adalah:
1.           Karl R. Popper à Pengetahuan tanpa orang, ia adalah pengetahuan tanpa diketahui subjek.





  
2.          Latatos
3.          Marx

Ø   Ada 3 pandangan dasar obyektivisme:
1.           kebenaran itu independen terlepas dari pandang subjektif,
2.          kebenaran itu datang dari bukti faktual,
3.          kebenaran hanya bisa didasari dari pengalaman inderawi.

Ø   Obyek bersifat umum (obyek yang sama dapat dipersepsikan oleh pengamat yang jumlahnya tidak terbatas) dan permanen.
Ø   Para filsuf Skolastik à indera tidak pernah salah
Ø   Untuk mempercayai kebenaran inderawi, syarat yang harus dipenuhi:
1.           harus sesuai dengan jenis indera kita,
2.          organ indera harus normal dan sehat,
3.          medium itu harus ada.

v   Obyek khusus: data yang ditangkap oleh satu indera (warna,bau).
v   Obyek umum: data yang dapat ditangkap oleh lebih dari satu indera. (dilihat dan diraba)


Sesi kedua, mempelajari tentang konfirmasi, inferensi dan telaah konstruksi teori. 

Konfirmasi untuk menegaskan, untuk penegasan, untuk memperkuat kenyataan atau fakta.
Ada dua aspek konfirmasi:
1.           Kuantitatif: untuk memastikan kebenaran. Kuantitatif tidak bisa dilaksanakan.
2.          Kualitatif: informasi itu bersifat kualitatif, untuk menunjukkan kebenaran.

Konfirmasi mencari hubungan normatif antara hipotesis dari fakta-fakta bila sesuai maka hipotesis konfirmasi ilmu pengetahuan.

Ø   3 jenis konfirmasi:
1.           decision theory: kepastian berdasarkan keputusan
2.          estimation theory: menetapkan kepastian dengan memberi peluang
3.          reliability theory: membicarakan mengenai kehandalan, menetapkan kepastian dengan mencermati fakta yang berubah terhadap hipotesis.

Inferensi artinya penyimpulan à proses membuat/penarikan konklusi (kesimpulan) dari satu atau lebih keputusan. Inferensi bergerak ke pengetahuan baru

Ø   Jenis inferensi:
1.           Cara deduktif
a.          Inferensi langsung à penarikan konklusi hanya dari sebuah premis (kenyataan). Konklusi tidak boleh lebih luas dari premisnya.
b.          Inferensi tidak langsung à inferensi silogistik. Penarikan konklusi dengan menggunakan dua premis.
2.          Cara induktif

Konstruksi Teori: model yang menjelaskan fenomena alami tertentu.
Teori dirumuskan, dikembangkan menurut metode alamiah.

Ø   Dua kutub arti teori:
1.           Kutub 1: Teori sebagai hukum eksperimental
2.          Kutub 2: Teori sebagai hukum yang berkualitas normal, seperti teori relativitasnya Einstein.

Ø   Perkembangan ilmu pengetahuan dalam 3 periode:
1.           animisme: percaya pada mitos
2.          ilmu empiris: tolok ukur ilmu paling sederhana salah satunya adalah pengalaman.
3.          Ilmu teoritis: gejala yang ditemukan diterangkan dengan kerangka pemikiran

Ø   3 model konstruksi teori:
1.           model korespondensi: kebenaran sesuatu dibuktikan dengan menemukan relevansinya dengan yang lain
2.          model koherensi: sesuatu dipandang benar bila sesuai dengan moral tertentu
3.          model paradigmatis: konsep kebenaran ditata menurut pola hubungan yang beragam, menyederhanakan yang kompleks

Sumber:
http://therucksack.tripod.com/MiBSAR/LandNav/LatLon/ReneDescartes.jpg

http://openparachute.files.wordpress.com/2008/06/popper-karl-01.jpg

10 komentar:

  1. suka deh warna warni gitu tulisannya wkwk ayo post materi selanjutnya<3

    BalasHapus
  2. Wah sangat bermanfaat yaaa postnya
    95 buat kinsky :*

    BalasHapus
  3. bagus nih blog nya, 95 deh buat kamu kins

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  5. Terima kasih banyak ya kalian :)

    BalasHapus
  6. isinya menarik dan tingkatkan lagi kreativitas kamu ya kinsky.. 80 nilai buat kamu.. :)

    BalasHapus
  7. Blognya bagus kins lengkap dan menarik,90 buat kamu

    BalasHapus
  8. terima kasih banyak yaa untuk kalian semua :)))

    BalasHapus