Pada hari ini
pelajaran Filsafat yang pertama mempelajari mengenai Aksiologi yang artinya teori
nilai yang berkaitan dengan penggunaan dari pengetahuan yang diperoleh (Jujun
S. Suriasumantri). Aksiologi ini berasal dari bahasa Yunani yaitu axios yang
berarti nilai, layak,pantas, patut dan logos yang berarti ilmu. Jadi Aksiologi
adalah teori tentang nilai. Aksiologi ini merupakan ilmu yang mempelajari
hakikat dan manfaat yang sebenarnya dari pengetahuan dan aksiologi menyangkut
masalah nilai kegunaan ilmu.
Aksiologi juga bagian
dari filsafat yang memberi perhatian tentang baik dan buruk, benar dan salah,
dan tentang cara dan tujuan. Aksiologi mencoba merumuskan suatu teori yang
konsisten untuk perilaku etis terikat dengan moral. Yang paling
terngiang-ngiang diotak saya adalah “Jika ada fakta maka terdapat nilai”. Nilai
tersebut dibagi menjadi nilai estetika, nilai kegunaan, nilai kesenangan, nilai
rohani dan nilai moral.
Nilai bersifat
objektif dengan nilai bersifat subjektif, dikatakan objektif jika nilai-nilai
tidak tergantung pada subjek atau kesadaran yang menilai sedangkan subjektif
apabila subjek berperan dalam memberi penilaian, kesadaran manusia menjadi
tolak ukur penilaian.
Pelajaran filsafat
kedua mempelajari mengenai, pembagian filsafat, epistemologi dan metafisika.
Pada tahap awal filsafat mencakup seluruh ilmu pengetahuan kemudian pokok
filsafat makin banyak maka perlu dibagi menjadi cabang filsafat. Salah satu
dari cabang filsafat adalah filsafat khusus berbagai disiplin, dalam filsafat
ini ada filsafat matematika contohnya yang akan dipelajari didalam pelajaran
ini adalah “Mengapa 1+1=2?” ini yang membuat saya tertarik didalam pelajaran
filsafat hehehe…
Kemudian epistemologi
merupakan kata, pikiran, percakapan tentang pengetahuan. Pokok persoalannya
salah satunya adalah sumber dan asal mula. Jenis pengetahuan itu memiliki
subjek yang mengetahui dan objek yaitu sesuatu yang ikhwalnya kita ketahui.
Kemudian Metafisika
atau Ontologi. Nama metafisika diberikan oleh Andronikus, Meta ta physika (Etimologis) = sesudah fisika. Metafisika ini bukan
karena Physika maka metafisika ada tetapi kebetulan karena muncul buku Physika
maka barulah terbit istilah metafisika. Metafisika ini memiliki beragam arti
dan salah satunya adalah pembahasan falsafati yang komperehensif mengenai
seluruh realitas atau segala sesuatu yang ada. Pembagian metafisika salah
satunya ada metafisika umum (ontologi) dan membahas segala sesuatu yang ada
secara menyeluruh dengan cara memisahkan eksistensi dari penampilan eksistensi
itu. Tiga teori ontologis ada idealisme, materialisme, dan dualisme. Selain itu
ada metafisika khusus (teologi metafisika), salah satunya kosmologi mengenai
alam paling fundamental dari seluruh realitas. Memandang alam sebagai totalitas
dari fenomena.
Pada pelajaran
hari ini, pada akhirnya saya mengerti mengenai pembagian cabang filsafat secara
umum, dan juga apa itu aksiologi, epistemologi, dan metafisika. Semakin saya
mempelajari tentang filsafat, semakin menarik pelajaran itu dan juga semakin
membuat saya ingin mengetahui lebih banyak.
Nice :))
BalasHapus