Minggu, 21 September 2014

Pertemuan ke 4 (sesi 3&4) : Logika dan Critical Thinking

Pada sesi ketiga dan keempat, mempelajari mengenai logika.
Logika berasal dari bahasa Yunani, logikos berarti sesuatu yang diungkapkan/ diutarakan lewat bahasa. Pertama kali digunakan oleh Zeno dari Citium. Logika merupakan cabang filsafat yang mempelajari dan membahas aturan formal serta kriteria yang sahih bagi penalaran dan penyimpulan untuk mencapai kebenaran yang dapat dipertanggungjawabkan secara rasional.



Ø   Obyek logika:
1.           Objek material: logika adalah manusia itu sendiri
2.          Objek formal: kegiatan akal budi untuk melakukan penalaran yang tepat yang tampak melalui ungkapan pikiran melalui bahasa.

Ø   Manfaat belajar logika:
1.           membantu orang untuk berpikir kritis
2.          meningkatkan bernalar
3.          menambah kecerdasan berpikir
4.          mampu berdiri lebih tajam dan mandiri

Ø   Filsuf pertama yang menggunakan logika sebagai ilmu adalah Aristoteles, istilah yang digunakan adalah analitika.






Ø   Macam-macam logika:
1.           Logika kodrati: suatu suasana saat akal budi bekerja menurut hukum logika secara spontan.
2.          Logika ilmiah: berusaha mempertajam akal budi manusia agar dapat bekerja lebih teliti sehingga kesesatan dapat dihindari.

Ø   Logika Formal (logika minor) à logika yang berbicara tentang kebenaran bentuk à bila konklusinya kita tarik secara logis dari premis dengan mengabaikan isi yang terkandung dalam argumentasi tersebut.
Ø   Logika Material (logika mayor) à membahas tentang kebenaran isi à bila pernyataan yang membentuk argumen tersebut sesuai dengan kenyataan

Critical Thinking
Merasionalkan kehidupan manusia dan secara hati-hati mengamati proses berpikir sebagai dasar untuk mengklarifikasi dan memperbaiki pemahaman kita tentang sesuatu (Chaffee, 1990).
Ø   Karakteristik berpikir kritis
1.           Rasional, reasonable, reflektif
2.          Melibatkan Skepticism yang sehat dan konstruktif
3.          Otonomi
4.          Kreatif
5.          Adil
6.          Dapat dipercaya dan dilakukan
Ø   Pemikir kritis di psikologi akan mempraktekkan ketrampilan kognitif dalam:
1.           analisa
2.          aplikasi standar
3.          diskriminasi
4.          pencarian informasi
5.          pembuatan alasan logis
6.          prediksi
7.          transformasi pengetahuan
Ø   5 model berpikir kritis
T: Total recall (pemanggilan total)
H: Habits (kebiasaan)
I: Inquiry (Pencarian Informasi)
N: New ideas and Creativity (Ide-ide baru dan kreatifitas)

K: Knowing how you think ( Mengetahui apa yang anda pikirkan)

Sumber:
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/d/d5/Zenon_Kitiefs.JPG
http://hartlelearning.files.wordpress.com/2011/12/schermata-12-2455898-alle-16-19-51.png



16 komentar:

  1. Blognya menarik dan cerah banget. 85 buat kamu :)

    BalasHapus
  2. Makasih ya Infonya.. bermanfaat sekali.. 82 ya :)

    BalasHapus
  3. postnya kreatif banget, aku kasi 86 yaa...

    BalasHapus
  4. Blognya lucu dan menarik hati kins haha 85 buat km!

    BalasHapus
  5. udah bagus kinky, lengkap pakaigambar :) aku kasih nilai 90 ya :)

    BalasHapus
  6. Bagus banget blognya banyak gambar jadi ga ngebosenin! 88 nilainya ;)

    BalasHapus
  7. bagus kinskyyyy kasih nilai 86 yaaa ^^

    BalasHapus
  8. lengkap dan rapih bangett kinskyy! 88 yaaa

    BalasHapus
  9. Wah terima kasih banyak teman-teman :)))

    BalasHapus
  10. Wah ada gambar patung nya akubkasih 90 yaa:))

    BalasHapus
  11. keren kins!!
    nuansanya lembut nihhhh
    aku kasih kamyu 90 yaaaa:*

    BalasHapus
  12. waahh terima kasih banyaak yaa untuk kalian semuaa :)))

    BalasHapus
  13. Kinsky ini juga pentinggg!:') 95 yaaa buat kamu;)

    BalasHapus
  14. Bagus kinsky, menarik krna gambarnya banyak, 90 ya

    BalasHapus